PETI di Semerangkai Bebas Beroperasi Diduga Ada Pembiaran

banner 468x60

Sanggau,Kalbar – Terpantau puluhan set mesin Jek Lanting sedang beraktifitas di bantaran sungai lokasi Semerangkai, bebasnya PETI beroperasi diduga karena ada kesan pembiaran oleh aparat penegak hukum di wilayah kabupaten sanggau sehingga para penghancur lingkungan yang merugikan negara tidak merasa takut.07/03/2025.

Hasil penelusuran tim awak media, terendus satu nama yang menjadi aktor utama dalam kegiatan PETI tersebut berinisial MJ selaku koordinator dan pengumpul uang sebesar 16 juta per mesin yang total lanting jek yang terkoordinir lebih kurang 80 set.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Via pesan WhatsApp tim awak media melakukan wawancara ke MJ yang mengakui terkait aktivitas yang dimaksud,”
Memang benar ada kegiatan PETI di Semerangkai Kabupaten Sanggau, sempat bubar karna diberitakan namun sabtu kemarin mulai lagi,”jawabnya.

Foto Syafarahman saat dikantor

Hal ini membuktikan bahwa kegiatan PETI yang terang terangan itu memang sudah menjadi rahasia umum tanpa ada rasa rawan akan adanya penindakan.

“Syafarahman Ketua Lumbung Informasi Masyarakat ( LIMAS) mengatakan, “PETI di bantaran sungai Kapuas sangat berbahaya untuk ekosistem yang ada di dalam sungai, selain itu juga bisa menyebabkan abrasi.

Oleh karena itu seyogyanya Polres Sanggau Sesegera mungkin menangkap Pelaku PETI, yang sudah membuat kerusakan terhadap lingkungan.,”tutupnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *