Koalisi Aktivis Sampang (KOASA), Kritik Keras Kadinkes Terkait Janji Perbaikan Pelayanan Kesehatan yang Banyak dikeluhkan oleh Masyarakat

banner 468x60

Sampang (Jatim)|| TRIBUN.ASIA _ Setelah sebelumnya masyarakat Camplong mengeluhkan buruknya pelayanan di Puskesmas setempat, kini keluhan serupa kembali muncul dari Puskesmas Kamoning, Kecamatan Kota Sampang, masyarakat setempat menyatakan kekecewaannya terhadap sikap pegawai dan kualitas pelayanan yang jauh dari harapan.

Selanjutnya Bambang, perwakilan dari Koalisi Aktivis Sampang (KOASA), mengkritik keras Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sampang, Dr. Abdullah Najich, yang dianggap gagal menepati janji-janji perbaikan terkait perilaku petugas medis dan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan setempat. Selasa 18/02/2025.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Bambang, yang akrab disapa BBG, menilai bahwa pernyataan Kadinkes mengenai perbaikan pelayanan hanya sekadar omon omon yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi di lapangan.

“Setiap bulan ada saja masalah terkait pelayanan kesehatan, mulai dari ketidakramahan petugas medis hingga keterlambatan dalam penanganan pasien,” ujarnya.

Menurut BBG, janji-janji perbaikan yang disampaikan oleh Kadinkes selama ini tidak lebih dari sekadar kosmetik. “Pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit daerah masih jauh dari harapan, kami sudah berkali-kali mengingatkan, namun tidak ada perubahan yang berarti,” tambahnya.

KOASA juga menyoroti kurangnya pengawasan terhadap perilaku petugas kesehatan yang sering kali menunjukkan sikap kurang profesional. “Kami menduga ada pembiaran atas perilaku buruk ini, padahal Kadinkes sudah sering kali berjanji untuk memperbaiki masalah ini, Janji-janji tanpa aksi nyata sangat merugikan masyarakat,” ungkapnya

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa permasalahan ini sudah berlangsung cukup lama dan menunjukkan bahwa Kadinkes tidak memiliki komitmen yang cukup untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mendesak Kadinkes untuk segera turun tangan secara langsung dan tidak hanya memberikan solusi teoritis yang tidak pernah diimplementasikan,” tegas BBG

Sebagai respons, KOASA menyampaikan tuntutan agar kinerja Kepala Dinas Kesehatan Sampang dievaluasi secara menyeluruh, jika tidak ada perubahan yang nyata dalam waktu dekat, KOASA mengancam akan menggelar aksi massa untuk mendesak pemerintah daerah agar bertindak tegas.

“Masalah ini sudah cukup lama, dan masyarakat sudah lelah dengan janji kosong, kadinkes harus menunjukkan kepemimpinan yang nyata, bukan sekadar wacana yang tidak pernah terealisasi,” tutupnya

Menanggapi kritik ini, Kepala Dinas Kesehatan Sampang, dr. Abdullah Najich, menyatakan,

“Kami telah bertemu dengan beberapa perwakilan masyarakat dan berkomitmen untuk menindaklanjuti masalah ini, tim kami sudah turun lapangan untuk mencari solusi, baik dari segi pelayanan maupun kualitas pegawai, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan kami berjanji akan berusaha memperbaiki pelayanan agar lebih baik ke depannya.” Ucap dr. Najich

Dr. Najich juga mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh KOASA untuk mempercepat perbaikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang.

(Ulul)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *