Diduga Modus Penipu Berkedok Yayasan Sosial Yatim Piatu Berkeliaran di Kabupaten Indramayu

banner 468x60

Tribun.Asia|Indramayu-Waspada bagi anda terhadap modus penipuan berkedok meminta sumbangan Belakangan ini di Kabupaten Indramayu pelaku penipuan nekat mendatangi rumah permukiman warga untuk meminta sumbangan modus mengaku dari yayasan Yatim Piatu AR-ROHMAN yang berasal dari Desa Juntikedokan Indramayu.
Informasi yang dihimpun media ini, pelaku berpakaian rapi la berkeliling menggunakan mobil bersama rekan dan membawa catatan sumbangan yayasan yatim piatu amanah AR-ROHMAN.

“Dia datang ke pemukiman warga mengatas namakan Yayasan Yatim Piatu AR-ROHMAN kadang dia mengatasnamakan panti asuhan, lanjut nya lagi kami mendapati mereka sedang berjalan untuk minta minta tutur warga di Desa Dermayu kecamatan Sindang kepada media ini pada Selasa (15/4/2025).

Beberapa Pelaku sebut saja salah satu nya ferdy (bukan nama sebenarnya) ini berdalih sumbangan tersebut untuk Yayasan yang ia naungi. Namun cara memintanya terkesan elegan dan memaksa.’kami mintak kepada pemerintah dan satpol PP agar menertibkan pungli bermodus yayasan dan pihak kepolisian tutup Dia warga sekitar

“Kami mencoba untuk konfirmasi sama beberapa pelaku modus minta sumbangan yayasan Yatim Piatu sebut saja Ferdy, dia mengatakan kami baru beberapa hari di Desa ini, kami ada 5 orang diajak dari Desa Tinumpuk untuk bekerja minta santunan yayasan Yatim Piatu kami di jemput oleh sopir ke rumah masing masing, kalau saya di jemput kerumah desa Tegalurung, Kecamatan Balongan,”tutur nya.

Saya kenal sama pak wartijan yang menawarkan pekerjaan minta sumbangan, dan keesokan harinya kami di suruh minta minta dengan proposal dengan modus yayasan Yatim Piatu dari Kecamatan Juntinyuat. cetusnya soka
Lanjut nya “Saya dapat sehari dari minta minta rata rata 150 ribu dan kami setor ke pak Wartijan 25 ribu. kami semua sama seperti saya kepada media.

Cetus nya lagi saya sudah 2 tahun di ajak bekerja oleh pak Wartijan dan rekan rekan kami semua tutup kata Soka.
Kami coba konfirmasi kepada ketua unit pak Wartijan yang mengeluarkan proposal tersebut. Wartijan mengaku sebagai sekretaris mengatakan kami memang dari Desa Tinumpuk dan saya bergabung dengan yayasan Yatim Piatu kabupaten Indramayu, udah lama, ketika kami tanya legalitas yayasan AR-ROHMAN Kecamatan Juntinyuat dan transfer penghasilan dari anggota minta Pak Wartijan tidak bisa menunjukan legalitas nya dan bukti transfer nya.

Wartijan dan rekannya diduga sengaja merekrut  warga dari Desa Tinumpuk dengan iming iming penghasilan lumayan untuk kepentingan pribadi. Dari kejadian tersebut Lurah Juntikedokan berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Yayasan AR-ROHMAN untuk meminta sumbangan. Sebab bisa saja itu hanyalah modus penipuan untuk mencari keuntungan pribadi. tutup Lurah

Tim investigasi wartawan mencoba menghubungi alamat yang tertera di proposal yayasan AR-ROHMAN Kecamatan Juntinyuat, dan bertemu dengan anak pemilik yayasan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa yayasan tersebut sudah tidak aktif semenjak wafat ayahnya yang selaku ketua yayasan. Saya sangat keberatan dikarenakan mereka mengatas namakan yayasan kami dan ini pun sudah tidak aktif dari tahun 2004. Saya mohon kepada penegak hukum agar oknum tersebut ditindak lanjuti secara tegas.

(CM)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *